Senin, 15 September 2014

1st day at school (part 2 : at home)

"Assalamualaikum!" aku berteriak mengucapkan salam. Antara kesel dan capek. Gimana nggak kesel coba , Gan. Tadi kan aku naik angkot. Terus aku berhenti di belokan puri. Masa ongkosnya 2 ribu dong. (waktu itu masih taun 2012. BBM belum naik) Sebel. Mana nyebrangnya lama banget lagi. (Maklum, jalannya rame banget)

"Waalaikumsalam" warga rumah pun menjawab.
Terus aku cerita ke Mama.
"Ma, sebel ih, barangnya aneh - aneh."
"Barang apaan?"
"Yang buat MOPD."
"Oh, iya lah. Pasti. Emang apa aja?"
"Itu, suruh buat tas pake kerdus yang ada warna merahnya, sabuknya pake sumbu kompor, sepatu pake rapia, banyak deh. Nih, catetannya."
Mama aku baca catetan amburadul itu sebentar.
"Ya, (diambil dari nama Ghya) ini tulisan atau apa? Berantakan banget."
Aku cuma nyengir.

"Jadi ini maunya digimanain?"
"Ya dibikin lah."
"Pake apa? Nyari dimana?"
"Di warung lah. Banyak kerdus kan? Udah, ganti baju dulu sana."
Aku langsung ganti baju.

~.~



"Ma, nasi hepatitis apaan?"
"Oh, itu nasi kuning."
"Kenapa dibilang nasi hepatitis?"
"Kan yang kena hepatitis nanti jadi kuning."
"Hah?" aku masih nggak ngerti. Jadi kuning? Jadi kayak spongebob gitu? Tau ah.
"Iya. Udah, cari kerdusnya sana. Biar nasinya Mama yang beli. Pagi - pagi. Masuk jam berapa?"
"Jam 6 udah harus ada di sekolah."
"Pagi banget. Nanti mba(kakak) Aghny nunggunya dimana?" kakak aku tiba - tiba nimbrung.
"Di sekolahmu lah. Mau ikut di MOPD bareng aku juga apa?" aku sewot.

~.~

Abis itu, aku langsung nyari kerdus sama makanan buat dibawa MOPD besok. Ternyata, susah juga loh, nyari - nyari benda aneh bin ajaib itu. Soalnya MOPD nya kan bareng sama sekolah lain. Jadi keburu disalip duluan sama anak - anak lain. Tapi akhirnya ketemu kok.

Terus aku sama ayah aku bikin perlengkapannya. Bikin tas, topi toga, de el el. Sampe sore loh, bikin kayak gituan. Untung tadi sempet beli makanannya. Tinggal si nasi kuning tuh, yang belum. Semoga besok ada.

~Bersambung~



Wakwakwak (:P) cerita yang ini nggak banget lucunya deh. Tapi, tenang hadirin sekalian. Next bakalan lucu kok. Soalnya kalau di rumah gitu sih, garing. Tapi, jangan bosen - bosen baca ya!

Rabu, 10 September 2014

1st day at school



Hari ini, hari pertama aku masuk SMP. Yah, namanya juga pertama masuk, pasti ada program MOPD nya kan? Yap, dan hari itu kita, murid - murid baru, di kumpulin dulu di tengah lapangan dengan gugusnya masing - masing. Dan sialnya, aku telat! Untung nggak telat - telat amat. Soalnya belum ada yang pidato. Ya, tapi yang namanya telat ya, telat aja.

   Aku langsung baris di belakang. Kepala berkali - kali tengok kanan dan kiri. Soalnya dari SD ku yang dulu, nggak ada yang daftar ke sini. Berkali - kali aku liat orang - orang yang asing mukanya. Dan ada beberapa anak yang sama temen SD nya. Huh, beruntung banget mereka, ada temen se SD. Sementara aku? Huh, sebel! kenapa temen - temen SD nggak ada yang mau daftar ke SMP ini? Ya, mungkin karena jaraknya jauh kali ya. Tapi nggak jauh - jauh banget kok! Sekolahnya juga bagus, luas, sejuk, pokoknya enak lah. (promo)

   Dan, setelah penantian panjang, terdengarlah suara orang yang berkicau dari kejauhan. Maka, dimulailah pidato yang menghabiskan waktu ini. Aku juga sebenernya nggak nangkep banget sih, apa yang diomongin. Tapi, ya sudahlah... Apapun yang terjadi, ku kan slalu ada untukmu.... Eh, kok malah nyanyi. kembali ke SMP.

   Setelah pidato panjang dan melelahkan, kita para murid - murid baru pun dibimbing buat masuk ke kelas nya. Kelasku waktu itu ada di atas. Jadi ya, lumayan susah karena banyak anak - anak baru juga yang kelasnya diatas.

   Setelah perjuangan yang amat sangat berat karena harus berdesak - desakkan diantara badan anak - anak lain yang lumayan gede (waktu itu aku masih pendek), akhirnya sampe deh, ke kelas yang dituju. Aku nyari bangku yang kosong. Dan sialnya, itu ada di pojok. Di belakang lagi. Tapi tak apalah. Yang penting dapet tempat duduk. Ada seorang cewek yang duduk disitu. Dia lumayan cantik, rambutnya panjang ikal, matanya coklat. Pokoknya cantik deh! Setelah minta izin sama dia, aku pun resmi duduk di sebelahnya.

   Beberapa kali aku nanyain pertanyaan nggak mutu. Dan di saat SKSD itu lah, aku tau kalau namanya Ziyan. Aku pun sukses SKSD (belum pernah SKSD sebelumnya). Nggak lama setelah itu, 3 orang pembimbing masuk ke kelas kita. Mereka nanyain nama kita terus ngasih penjelasan apa yang harus dibawa pas program MOPD dimulai besok.

   Benda yang harus kita bawa atau pake ini bener - bener aneh. Kita harus pake tas dari kardus yang ada warna merahnya, pake sabuk dari sumbu kompor, sepatu item talinya pake rapia merah, topi toga dari kardus, kaos kaki dipita merah, sama rambut harus dipita 17! Untung aku pake jilbab. Jadi tinggal dijait aja pitanya. Dan, yang paling ngeselin itu, pitanya pake rapia merah!

   Setelah mereka ngejelasin pakaian absurd itu, mereka mulai ngejelasin makanan apa yang harus dibawa. Ada nasi hepatitis lah, air darah lah, apa lah, segala macem lah. Maksudnya apa coba, hepatitis? Mereka mau nge doain kita kena hepatitis? Emangnya enggak ada kata - kata yang lebih berkelas ya, selain hepatitis? Apa kek, kata - kata lain? Sungguh terlalu..

   Setelah aku nulis semuanya di buku tulis, (dengan tulisan yang nggak lebih baik dari rumput dilindes ban sepeda) waktunya pulang pun tiba. Dengan kecepatan ceetah yang digendong keong yang udah aki - aki, aku membereskan alat - alat tulis ku. dan secepatnya pulang ke rumah.




~Bersambung~


Ok, segitu dulu kisah GJ nan absurd dari aku. See you!
Oh iya, tinggalkan jejak kalian ya!

Welcome!



Hello everyone! Nama aku Ghyani Ayu Ghyffari (Susah bacanya ya?) Ok. Ini blog pertama aku. Jadi, maaf kalau ada kata - kata yang nggak enak.

 Di blog ini, aku mau nyeritain tentang pengalaman aku yang menurut aku cenderung unik (?). So, welcome to my blog and enjoy my story (if you like it). ^^